Posted in story

I’m pregnant, and everybody can’t stop smile

Ya semalam q dapati kenyataan bahwa q hamil dan q senang banget, sangat amat senang. Hingga tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata bahwa q hamil.  Jadi ceritanya begini, kemarin ada salah seorang mbak kos q yang membelikan baju hamil model daster gitu buat temen kantornya yang lagi hamil. Tapi dia khawatir klu baju itu ga pas dengan ukuran tubuh wanita yang sudah mengandung sembilan bulan.

Akhirnya mbk kos q ingin fitting, dan karena q baik hati dan orang 1 kos merasa tubuh q sesuai untuk di uji coba. Akhirnya q pke baju warna merah yang menurut q keren untuk ibu hamil, modelnya simple dan trendy gt. Setelah q pke muat, q ragu klu di pke ma orang hamil sembilan bulan muat, ya karena kayaknya q pke aja kebesaran dikit, trus gimana klu ntar ada perut buncit yang gede gt. Q bilang ke mbk kos q “ni yakin muat ntar? atau mau coba dimasukin sesuatu ke perut q? bantal mungkin, sambil menunjuk bantal yang ada di atas kasur'” . Dan mbk kos q malah menyambar tas ransel yang ada di dekatnya, ha?i’m scary. “Masa tas ni se?” protes q, “bantal aja deh”. Dan mbk kos q yg lainnya mengusulkan hal lain sambil mengambil sesuatu dari dalam lemari bajunya. Dan q langsung bersorak gembira, karena menurut q itu pilihan terbaik.

Dan teman-teman, akhirnya yang q kandung bukanlah tas ransel ataupun bantal tidur, melainkan babi ngepet warna pink yang lucu dan imut. Dan akhirnya di jejalkan si baby malang itu ke dalam baju q. Dan you what? excellent!!! ya sekali lagi excellent! Karena hasilnya memang seperti ibu yang hamil, dan semua orang tidak dapat menyembunyikan kegembiraanya dengan senyum. Dan q sebagai ibu hamil tentu saja bersorak gembira, rasanya sangat sulit untuk dilukiskan. Aneh juga mendapati q yang senang banget kayak gitu, seakan-akan q mendapati bahwa q memang benar-benar hamil.

Dan saking senangnya dan penasaran dengan ekspresi takjub yang ditunjukan teman-teman satu kos karena menurut mereka q sangat pantas sebagai pemeran ibu hamil, q berlari ke arah cermin besar di ujung lorong. Dan wow! q histeris karena q mendapati bayangan seorang perempuan muda memakai daster merah dalam kondisi hamil dan kelihatan tambah gendut. Dan hal terakhir itu yang bikin q tidak senang. Belum hamil beneran yang konon badan bakal membengkak aja, q  udah kelihatan bengkak gitu. Gimana klu hamil beneran? i’m afraid.

Dan q benar-benar senang sampe yang waktu itu ada teman kos laing yang di dalam kamar pada keluar melihat kehebohan yang q dan mbk kos q timbulkan, hehehehe. Dan dengan gilanya q minta di abadikan moment itu dengan kamera. Q meminta mbak kos q untuk memotret q dengan kamera hp-nya. Dan q berpose layaknya ibu hamil, tapi kok lama ga kelar-kelar ya motretnya dan q menyadari klu dia tidak memotret q tapi merekam q.  Dan dengan isengnya dia bertanya kepada q sapa yang bertanggung jawab atas kehamilan q dan q dengan innocent dan menahan geli q bilang “Spongebob”.

Setelah direkam akhirnya jadi di foto dengan 2 pose tampak depan dan tampaksamping, hasil foto yang tampak samping benar-benar keren seperti ibu hamil beneran yang senang banget atas kehamilannya. Dan q jadi ingin baju itu untuk q saja.  Sbenarnya q sangat ingin memajang hasil fotonya di sini, tapi sayang ketika berfoto q sedang tidak memakai jilbab, jadi  q urungkan niat q itu.

Advertisements

13 thoughts on “I’m pregnant, and everybody can’t stop smile

  1. Selamat deh Tih. Akhirnya kamu hamil (bo’ongan) juga. Trus udah milih suami (bo’ongan) juga belum? He he..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s