Posted in Tugas

Ilmu Budaya Dasar

Pendahuluan
Sekarang saya sudah naik tingkat, yaitu di semester dua. Di semester ini mata kuliah softskill yang saya dapat adalah “Ilmu Sosial Dasar” (IBD). Mungkin teman-teman semua bertanya, “Apa itu matkul IBD?”. Mata kuliah IBD adalah mata kuliah yang memberikan dasar-dasar yang cukup kuat kepada mahasiswa untuk mencari hubungan antara segala segi kebudayaan dalam hubungan usaha yang terus mencari kebenaran, keindahan, kebebasan dalam berbagai bentuk beserta hubungannya dengan alam semesta, Tuhan, masyarakat dan juga penemuan dirinya sendiri. Jadi dapat disimpulkan bahwa setelah mendapatkan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memperlihatkan apa yang telah saya jelaskan di atas. Mata kuliah ini diberikan dalam konteks budaya, negara dan masyarakat Indonesia.
Latar belakang adanya matkul IBD ini agar sesuai dengan program pendidikan di perguruan tinggi dalam rangka menyempurnakan pembentukan sarjana. Perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana yang mempunyai seperangkat pengetahuan yang terdiri dari : kemampuan akademis, kemampuan professional dan kemampuan personal.
Sehingga dengan kemampuan yang dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi sarjana yang cakap dan ahli dalam bidang yang ditekuninya serta mau dan mampu mengabdikan kepentingan maysarakat Indonesia dan umat manusia pada umumnya.
Jadi pendidikan umum yang menitik beratkan pada usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa pada dasarnya berbeda dengan mata kuliah bantu yang bertujuan menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya. Demikian juge berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang atau disiplin ilmunya.
Pada postingan saya kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian, tujuan dan lingkup dari IBD tersebut.
Pengertian IBD
IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD pertama kali dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris the humanities.
Istilah humanities itu sendiri sebenarnya berasal latin humnus yang artinnya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities diharapkan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Jadi dapat dikatakan the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya dan lebih halus. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities selain tidak meninggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencangkup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian inipun masih dapat dibagi-bagi ke dalam berbagai bidang keahlian lain seperti seni tari, seni rupa, dll.
Sedangkan ilmu budaya dasar ( basic humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Jadi dengan kata lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasala dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya.
Tujuan IBD
Tujuan dari penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Sehingga mata kuliah ini tidak ditujukan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk di dalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain, alam sekitarnya, dan menyangkut dirinya sendiri.
Ruang Lingkup IBD
Untuk menentukan ruang lingkup mata kuliah IBD ada dua pertimbangan yaitu :
1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities) dari segi masing-masing keahlian (disiplin) di dalam pengetahuan budaya maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2. Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang bberaneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat.
Melihat kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam kajian ini, karena manusia tidak hanya sebagai objek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama, dengan dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD.

Advertisements

3 thoughts on “Ilmu Budaya Dasar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s