Posted in Tugas

Analisis Pandangan Hidup Teroris Indonesia

Terosis, sebutan itu tentulah tidak asing bagi kita semua. Saya sendiri baru mengenal istilah tersebut ketika ada serangan ke gedung WTC di Amerika yang sering disebut dengan tragedi 21/9. Di Indonesia serangan teroris yang paling menggemparkan adalah Bom Bali I, dan akhirnya setelah itu banyak serangkaian aksi teroris seperti Bom Bali II, Hotel JW Marriot, dll.

Definisi teror atau terorisme menurut Wikipedia adalah Terorisme adalah puncak aksi kekerasan, terrorism is the apex of violence. Bisa saja kekerasan terjadi tanpa teror, tetapi tidak ada teror tanpa kekerasan. Terorisme tidak sama dengan intimidasi atau sabotase. Sasaran intimidasi dan sabotase umumnya langsung, sedangkan terorisme tidak. Korban tindakan Terorisme seringkali adalah orang yang tidak bersalah. Kaum teroris bermaksud ingin menciptakan sensasi agar masyarakat luas memperhatikan apa yang mereka perjuangkan. Tindakan teror tidaklah sama dengan vandalisme, yang motifnya merusak benda-benda fisik. Teror berbeda pula dengan mafia. Tindakan mafia menekankan omerta, tutup mulut, sebagai sumpah. Omerta merupakan bentuk ekstrem loyalitas dan solidaritas kelompok dalam menghadapi pihak lain, terutama penguasa. Berbeda dengan Yakuza atau mafia Cosa Nostra yang menekankan kode omerta, kaum teroris modern justru seringkali mengeluarkan pernyataan dan tuntutan. Mereka ingin menarik perhatian masyarakat luas dan memanfaatkan media massa untuk menyuarakan pesan perjuangannya.

Saya sendiri seorang muslim, tapi akan tetapi saya sendiri tidak habis pikir dengan terorisme yang beragama Islam yang mengatasnamakan agama dengan melakuka terorisme.
Saya tahu pandangan/pendapat masing-masing individu itu berbeda, akan tetapi jika dasarnya adalah agama. Setidaknya apa yang dibaca adalah sama. Sudah jelas jika Rasullah tidak pernah mengajarkan untuk menyakiti manusia.
Tapi tindakan para teroris yang ingin warga asing takut ada di Indonesia it jelas sangat tidak benar. Saya pernah membaca, saya lupa persisnya dimana, akan tetapi di artikel/buku tersebut disebutkan bahwa warga negara asing yang ada disuatu wilayah negara lain/negara Islam mereka harus dilindungin karena mereka adalah tamu.

Pandangan para teroris yang menganggap mereka mati syahid jika melakukan bom bunuh diri, menurut saya adalah salah besar. Karena mereka merugikan dan menyakiti orang lain, orang yang tidak bersalah, orang yang tidak menyerang mereka.

Jika mereka ingin melakukan dakwah bukan dengan cara mengusir kaum yang tidak seagama, akan tetapi merangkulnya. Saya pribadi juga sedih dengan banyaknya teroris yang ada di Indonesia karena ini merusak citra bangsa, kepercayaan warga dunia terhadap Indonesia menjadi berkurang. Misalnya wisatawan yang tidak berani datang ke Indonesia karena takut akan di bom, padahal kita semua tahu bahwa wisatawan asing menyumbang devisa yang cukup besar bagi bangsa ini. Yang mana dapat digunakan untuk membangun bangsa, mensejahterakan rakyat dan melunasi hutang negara yang menggunung.

Selain itu juga merusak nama baik Islam, orang jadi melihat Islam negatif padahal tidak setiap orang Islam teroris. Bahkan negara seperti Amerika sangat sensitif, lihat saja ketika kita datang ke sana dan nama kita menggunakan nama Islam, mereka pasti memperlakukan pemeriksaan lebih. Apakah ini yang kalian perjuangakan? Alih-alih demi agama, yang ada hanya merusak nama agama.

Bagaimana bisa disebut dengan mati syahid jika apa yang mereka lakukan merugikan banyak pihak. Jika ketika mereka meninggal dikatakan dengan raut muka tersenyum dan itu dikatakan mati syahid, lalu bagaimana dengan para pejuang dalam zaman Rasullah yang meninggal dalam peperangan yang mungkin ada salah satu anggota badan yang hilang atau wajah yang hancur, apakah itu disebut bukan mati syahid?

Jadi kepada para teroris di luar sana dari pada kalian menggunakan kepintaran kalian hanya untuk merakit bom dan melukai orang lain akan lebih baik jika kalian gunakan untuk sesuatu yang lebih bermanfaat buat sesama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s